Rabu, 27 Februari 2008

Pursuit of Happyness

Sebuah Kisah nyata perjalanan seorang Ayah dan anaknya dalam menempuh pahit getirnya kehidupan hingga akhirnya hidup berkecukupan sebagai multimillionaire stockbroker di pasar saham. berkat kesabaran dan kegigihan hati seseorang Ayah demi kebahagiaan anaknya yang akhirnya menjadi sumber kekuatan tersendiri diluar batas yang mungkin dapat dibayangkan.


Film ini menceritakan kehidupan dari seorang Christopher Gardner, seorang tuna wisma dan single parents yang berjuang dalam hidup bersama anaknya hingga berhasil menjadi jutawan dan sekaligus CEO sebuah perusahaan stockbroker ternama di Amerika, yaitu Christopher Gardner International Holdings.

Turning point dalam hidup seseorang seringkali terjadi di waktu dan tempat yang kita tak pernah bayangkan. Ada saatnya kita memasuki turning point yang membawa kehidupan kita kebawah. Sama halnya yang diawali oleh Gardner. Turning point ke bawah ini berawal saat dia memutuskan untuk menjadi seorang salesman Bone Density scanner dan menginvestasikan tabungan keluarganya untuk membeli beberapa alat ini sebagai stock untuk dijual kembali secara exclusive ke medical centre di San Fransisco. Namun ditengah terpuruknya kondisi ekonomi Amerika saat itu, membuat Gardner kesulitan untuk menjual barang tersebut sebagai kompensasi untuk menutup biaya hidup mereka. Tekanan hidup dirasa semakin berat oleh keluarga Gardner, karena langkah Gardner tersebut ternyata membuat kondisi keuangan keluarga menjadi tidak stabil dan sulit. Istrinya pun mengalami kelelahan baik lahir maupun bathin karena harus bekerja double shift untuk menutupi kebutuhan rumah tangga, sehingga bayangan akan masa depan yang diharapkan diawal pernikahan seakan menjadi jauh dari jangkauan. Rasa putus asa dan lelah jiwa membuat dirinya cepat meledak-ledak dan skeptis terhadap kemampuan suaminya.

Sedangkan Christopher Gradner, yang lahir pada 9 february di Milwauke tanpa pernah melihat siapa ayahnya terlahir untuk memiliki mimpi sendiri yang dia rasakan lebih penting bagi dirinya daripada hanya menjual scanner. Kehidupan keras yang dia rasakan bersama ibunya telah menempa dirinya hingga memiliki suatu “spiritual genetic” tersendiri dan mengajarkan dia suatu pelajaran berharga dalam hidup, yang tetap dia pegang hingga kini. Dia ingin menjadi seorang ayah yang dia tidak pernah miliki. Dan hal tersebut dia dedikasikan ke anaknya melaui kesabaran yang tiada batas serta kesatuan emosi dengan anaknya. Dan saat istrinya memutuskan untuk meninggalkan dia karena tidak tahan lagi akan tekanan hidup yang dimiliki, semuanya mulai berubah. Chris harus rela kehilangan mobil dan apartmentnya. Namun dia tetap bersikukuh untuk tetap dapat bersama anaknya, karena dia telah membuat keputusan dimasa kecilnya, saat dia memiliki anak nanti, dia tidak ingin anaknya tidak tahu siapa bapaknya seperti dirinya. Walaupun akhirinya, istrinya tetap meninggalkan mereka.

Turning point kedua dalam hidup Gardner dan pekerjaannya terjadi diparkiran sebuah gedung. Pada saat dia memandang ke arah salah satu gedung yang berdiri megah di San Fransisko, dia melihat begitu banyak muka-muka bahagia yang keluar dari gedung tersebut. Sebuah ekspresi yang rasanya menjadi sesuatu yang mewah bagi dirinya disaat itu. Dan tiba-tiba dia melihat seseorang tengah keluar dari sebuah Mobil Ferrari yang diparkir tepat disebelahnya. Decak kagum Gardner bukanlah pada mobil tersebut, namun bagaimana orang itu mendapatkannya. Dia bertanya “Wow, I gotta ask you two questions. What do you do? And how do you do that? Sebuah moment yang hingga akhirnya menjadikan pria ini seorang stockbroker dengan penghasilan USD 80.000 per bulan.

The Pursuit of happiness adalah salah satu film yang layak ditonton. Banyak pelajaran hidup yang dapat diambil didalamnya. Menceritakan bagaimana sebuah kerja keras dan devotion seorang ayah terhadap anaknya membawa kebahagiaan pada akhirnya. Kita tidak tahu betapa mewahnya sebuah pertolongan bila kita tidak pernah kesulitan. Dan betapa indahnya kebahagiaan, bila tidak pernah merasakan penderitaan. Salah satu pelajaran hidup yang priceless.


Finance Library New Book 2008


When to BUY and Sell Candlestick can TELL

"Buku ini merupakan pedoman yang tidak diragukan lagi akan menjadi referensi analisa teknikal untuk dijadikan acuan, bahkan dalam tahun-tahun kedepannya dalam transaksi saham di BEJ"


Review :

Candlestick merupakan metoda charting kuno dari Jepang yang telah terbukti akurasinya hingga berabad-abad sampai sekarang.

Meskipun telah digunakan begitu lama, namun kepopulerannya hingga kini telah menjadi bagian dari analisa teknikal populer di berbagai kalangan trader dan investor.

Namun, terdapat banyak tabir-tabir gelap dari candlestick yang tidak dapat dimengerti secara jelas dalam proses pembacaan dan penerapannya, Anda tidak pernah betul-betul mempelajarinya dan tidak begitu jelas bagaimana menginterpretasikannya secara benar dalam transaksi anda sehari-hari.

Buku ini akan menjadi hand book yang sangat membantu menyingkap tabir-tabir gelap tersebut dengan penjelasan yang sangat mudah dimengerti serta praktis untuk digunakan. Dengan menggunakan contoh-contoh nyata chart JKSE dari BEJ, maka Anda akan dapat memaksimalkan keuntungan Anda dalam bursa saham.

Bagi yang tertarik untuk membacanya, silakan langsung contact our librarian ya karena buku ini sudah tersedia di librari kita loh..

FINCONERS #17 - YULIANA

Status : Miss Ceria

Deskripsi : Tulalit :D

Yuli pertama kali masuk agak mengagetkan pas pertama kali denger dia ngomong. Ternyata jawa boo... padahal tampangnya ga ada jawa-jawanya gitu.

Sekilas liat sih kalem dan pemalu tapi jangan heran kalo ngeliat dia tiba-tiba suka cekakak cekikik. Entah karena memang lagi senang atau memang dia nggak ngerti lagi ketawain apa. Karena nggak ada hal yang bisa bikin ketawa pun, si Yuli ini suka mesem-mesem sendiri. (Itu lucu apa nyeremin sih ??)

Tambahan lagi, Yuli kadang suka nggak nyambung kalo lagi ngobrol. Entah karena masih polos atau karena memang agak lama mencerna informasi. Hihihi… (Peace, Yul…) :D

Anaknya detail banget, kalo tanya mesti tau sampe kedalam-dalamnya. Dia juga seru kalo diajak ke laut, soalnya dia ngerti banget soal laut atau pantai gitu.

FINCONERS #15 - EVLINE

Status : MC

Deskripsi : Thin Girl

Evline itu pertama kali liat sangat mencolok soal ‘ketipisan’ tubuhnya. Kurussss banget.. Tapi jangan salah, kalo liat porsi makanannya, Mark aja bisa terbilang kalah. Makan mulu tapi nggak gemuk-gemuk. (Mau?). Kalo lagi makan serius banget. Step-step makannya tersusun rapi. Kalo sekarang sih udah keliatan lebih gemukan dibandingin pas pertama masuk Binus. Jadi kalo ada yang mau gemuk, silakan masuk saja ke Binus. Hahaha… (promosi…)

Anaknya kadang terlalu focus sampe ga tau sama keadaan sekitar, sehingga kesannya hidup di dunia sendiri. Entah karena terlalu serius atau memang suka bengong. (Makanya sering nyasar plus kelewatan kalo naek angkot. Hihihi…) Trus suka nggak nyambung. Kalo ditanya malah dia balik tanya. Haih…

Kalo diliat-liat, Evline masih kayak anak kecil sekali, ngomongnya masih kayak abg. Suaranya kecil… Tapi jangan salah, ketika berperan jadi MC, waw… semua terpana.

Tapi biarpun masih kaya anak-anak, gitu-gitu Evline bias maen organ sama pinter nulis loh. Oiyaa, dia juga punya dua magic word: “tau” ama “serius?”. Jadi kalau lagi cariin Evline trus mendengar dia ngomong tau atau serius, nah, itu pasti dia. :D

FINCONERS #14 - CATHARINA

Status : The Auditor

Deskripsi : Silent Girl

Cath ini kesannya pendiem dan rada tertutup. Tapi kalo udah diajak ngobrol sebenernya rame juga kok. Kalo dimintain tolong, dia pasti selalu siap membantu dang a pernah ngeluh. Marah pun sepertinya jarang. Terbukti kan kalo Cath baik hati. Ditambah lagi hp nya canggih punya boo... (loh??)

Tapi biarpun pendiam, Cath ini ke mana-mana naek motor sendirian loh. Waw... Pemberani dan mandiri! Keren kan... Cath si pembalap. Hahaaha... Tapi badan Cath agak lemah, jadi suka sakit. Malah kadang suka mimisan juga. Kasian Cathy... T.T

Cath juga terkenal religius dan suka jualan makanan yang berimbas ke status ym nya yang panjang dan penuh penawaran. :D

FINCONERS #13 - VANNY

Status : Miss Jutek

Deskripsi : Manusia kecil bersuara petir

Si kecil ini kesan pertamanya imut-imut. Kalo duduk sih ga keliatan kalo dia kecil. Tapi pas berdiri, ternyata dia mungil sekali. Hahahaa… Tapi jangan salah, dia sebenarnya tegas dan galak loh. Kesannya ga takut apapun. Jadi jangan macem-macem ama dia, nggak peduli badan loe segede apa, kalo loe macem-macem pasti dihajar. Hahaha… Walau galak, dia baik hati kok. Good listener sejati. Apalagi kalo udah diajakin ngobrol pake bahasa sunda.. Seru!! Dan suaranya boo… Asli… Nggak kalah ama abang metro mini, kenceng banget.

Koleksi bajunya lucu-lucu. Makanya Vanny kadang suka dijadiin lemari berjalannya Fincon. Kalo ada acara, Vanny pasti berstatus sebagai penyewa kostum gratis. :D

Vanny ini penuh tanggung jawab ke keluarganya. Sayang banget sama sodara-sodaranya. Dan care banget sama nyokap bokapnya. Serasa tulang punggung keluarga deh pokonya.

Kalo tidur kayak kalong, lewat jam 12 baru bisa tidur. Tapi tetap semangat yak, cici Paniiii!!

FINCONERS #12 - IKA

Status : Miss Acara

Deskripsi : Hidup koreaaa!!!

Ika sang koreanisme, japanisme, taiwanisme… Hapal segala macam nama2 aneh sang pemain drama, hapal semua jalan cerita dari berpuluh2 film, bahkan yang belom pernah ditonton. Waw… Sampai-sampai imagenya menjadi cewe indo yang berjiwa korea (???). Kalo mau tanya tentang film asia apa yang lagi in, ditanggung berita yang didapat dari ika super lengkap. Mulai dari nama-nama pemain, jalan cerita plus bisa titip kalo mau beli. Hahaha…

Anaknya easy going dan selalu bersemangat. Selalu ok waktu diminta tolong, baik jadi mc or penyanyi or pembicara or decorator. Tapi kalo ngomong sama makannya cepet banget. Suka banget sama sayur dan kalo makan bunyi2 ceplak ceplok. Hahaha... Pokonya kalo ada sayur pasti dilalap abis sama dia. Entah karena biar ga kebanyakan lemak atau karena doyan. Hihihi... Suka olahraga tiap pagi dan bisa masak juga...

Kalo liat ika pertama kali, kesannya mungkin kaya cewe tomboy. Dan dia tangguh sekali, bolak balik simprug-bekasi dengan bis walaupun malam-malam. (Hati-hati loh, Ka....) Tapi walaupun begitu dia bisa feminin juga. Buktinya tiap hari rabu, bajunya cewe sekali.

Ika ini religius, rajin banget ke gereja. Suka banget sama berbagai macam kebudayaan. Kadang juga suka dengerin markotologi, bahkan berkonsultasi dengan mark mengenai buku aneh apa yang bagus. Hahaha...

Satu lagi, bukan cuma update soal film korea. Ika ini juga sumber gosip yang terpercaya. Mau gossip? Tanyalah Ika… :D

FINCONERS #10 - VONNY

Status : Miss CK

Deskripsi : Pinter…

Vonny ini anaknya pinter. Udah lulus S2 loh. Wawasannya luas banget, tapi kadang suka keras kepala kalo argumen. Dia juga suka belajar sesuatu yang baru dan jago banget soal power point. Dan berkat training dari Vonny, para finconners sekarang ikut jago juga bikin power point. Soal presentasi pake power point mah.. kecillll… Hahahaha…

Cici ini juga terkenal jadi pengkoleksi sepatu paling banyak (terutama Charles & Keith). Dia bisa tahan nggak belanja baju dan pernak pernik lain, tapi kalo soal sepatu, tangannya pasti gatel pengen beli. Gaya pakaiannya modis, feminim banget pokoknya.

Dan soal makan, Vonny ini saingannya babe. Dia suka banget wisata kuliner. Pokonya kalo mau tau tempat makan yang enak, tanyalah Vonny. Mau dari yang murah sampe yang mahal sekalian, udah pernah dia datengin. Kayanya untuk yang ini, babe kalah deh. Hebat… Dan biasanya Mark selalu jadi korban bujukan Vonny kalo lagi pengen makan siang di luar. Hihihi… Tapi yang membingungkan, dia selalu pengen kurus. Padahal badannya udah tipis bener…

Kalo ngomongin cowo, tipe cowonya Vonny ini yang tampangnya belagu minta digampar. Hahaha… tapi gitu-gitu dia care banget loh sama cowonya. Tiap pagi setelah sampe kantor, dia pasti telepon cowonya. Moga-moga cepet merit yah… :D

FINCONERS #8 - ANGELA

Status : Designer Fincon Ceria

Deskripsi : Hebohh…

Angela… a.k.a Bongel. Cewe heboh yang selalu rame di setiap kesempatan. Kalo ngobrol sama Bongel, dijamin jadi seru banget. Makanya jangan heran kalau temennya banyak (bahkan yang dari TK masih ada.. waw…). Anaknya ekspresif sekaligus semangat banget. Saking semangatnya… dia ini kalo ngomong suka pake nada dasar sama dengan sol. Dan saking ekspresifnya… dia selalu terbaca kalo lagi happy (muka sangat sumringah) dan kalo lagi jutek (aura dunia mendadak suram). Bongel juga anaknya blak-blakan. Kalau emang ada yang dia nggak suka atau nggak setuju, pasti bakal dia omongin atau tunjukin.

Si nona Bogor ini demen banget sama segala sesuatu tentang fashion dan pernak pernik yang berbau wanita. Kalo liat ada barang yang bagus pasti langsung dibeli. Bahkan sampe sempet buka toko baju juga (ajarin dong…).

Karena melihat kepiawaian Bongel dalam memilih barang-barang wanita inilah yang membuat dia dinobatkan menjadi designernya fincon. Jadi kalo ada acara-acara, biasanya Bongel yang jadi stylishnya. Milihin baju plus asesori yang bakal dipake para finconners. Dan karena tertarik banget sama fashion, maka terciptalah impian mau bikin salon super lengkap dengan ruangan super gede (Aminn…).

Satu lagi, dia cinta sekali sama koko Delon dan salah satu pemain Princess Hours. Sampe-sampe punya koleksi CD nya loh. Hahahaha….

FINCONERS #7 - MARK

Status : Objek Penderita plus TM Fincon

Deskripsi : Cuek parahh...

Si Om Ndut ini awalnya adalah satu-satunya pria (selaen babe) di Fincon yang alhasil selalu membuat dia dijadikan tumbal di setiap acara Finance. Tapi alasan yang lebih tepat dibandingkan karena dia satu-satunya pria adalah : nggak kenal malu dan cuek setengah mati. Mau dipakein lipstick okeh, mau dipakein rok ayo, mau dipakein wig ga masalah, mau jadi bencong juga boleh. Hahaha… Tapi biarpun cuek dan berkesan tanpa ekspresi, cobalah gali lebih dalam, maka akan menemukan Mark yang sabar dan baik hati. Caelah…

Buktinya Mark itu mau ditumpangin selalu dan sering dijadiin sopir kalo lagi ada makan di luar. Tiap kali dimintain tolong apapun (biarpun aneh-aneh), Mark juga pasti mau. (Silakan dimanfaatkan kalau begitu… hahahaha)

Kalo ngomong suka ngebingungin dengan bahasa yang terlalu banyak bla…bla…bla… Tapi kalo lagi lancar, dia bisa bikin ketawa-tawa dengan kata-kata atau bahasa yang tidak terpikirkan (baca : aneh).

Suka banget sushi sama nasi goreng. Sampe2 nasi goreng tante leni pun dia bilang sangat enak (biasanya nasi putih selalu porsi anak2, giliran nasi goreng, dia pake porsi orang dewasa).

Sangat mengerti tentang kesahatan melebihi yang lain tapi malah punya masalah kesahatan (kelbihan berat badan dll). Makannya selalu diet tapi nggak pernah keliatan hasilnya. Hahaha… Semuanya karena selalu terbujuk oleh hasutan makan di luar dan kebiasannya menjadi tong sampah makanan anak-anak.

Mark suka banget dengerin musik cadas yang nggak ada nadanya sama baca buku-buku (yang aneh-aneh khususnya). Hebatnya dia bahkan bisa mengetahui detil2 alkitab, al quran, sama kitab2 yang laen bahkan tentang UFO dan alien, sampai-sampai dia membuat aliran markotologi. Tapi biarpun pengetahuan Mark terbilang luas, kata-kata yang diucapkan Mark percayailah hanya 10%nya saja kalau anda tidak mau teperdaya.

Dia sih menyebut dirinya good Christian follower, tapi ga pernah doa. Walaupun begitu, Mark sayang sekali loh sama anak-anaknya (kalo sayang istri masih dipertanyakan. Hahahaha…)

Selasa, 26 Februari 2008

FINCONERS #6 - LISA

Status : Finconners’ Make Up Artist

Deskripsi : Miss Shopping

Lisa ini ibarat salon berjalan milik fincon. Kalo ada acara apapun di Binus, pasti Lisa yang ketiban tugas buat make up-in anggota-anggota fincon. Nggak cuma fincon doang sih, kalo ada acara formal kaya kawinan, Lisa juga suka mendanakan kemampuannya mendandani anak-anak yang lain di luar fincon. Jadi jangan heran kalau pengetahuan dia dalam hal make up luas banget. Makanya cici Lisa selalu tampil cantik setiap hari. Cihuy…

Dan mungkin gara-gara selalu memburu peralatan-peralatan make up kali yah, Lisa jadi doyan shopping. Belakangan ini dia juga suka tuh memburu baju-baju lucu ala korea lewat internet. Makanya itu, kalo dari penampilan, kadang nggak nyangka Lisa udah ada anak satu. Masih easy going soalnya.

Kalo soal hobby, cici yang satu ini suka banget sama doggy dan Jay Chow. Tapi anehnya dia juga suka nyetir, boo. Padahal Jakarta gitu loh… Bisa stress di jalanan ngadepin macet edan-edanan. Dan ternyata Lisa pinter nyanyi sama maen organ lowww… Hebat yah.. Walaupun kalo lagi ngomong biasa suaranya agak melengking-melengking ga jelas. Tapi pas nyanyi suaranya oke punya. Caelah…

Satu lagi, Lisa ini sepertinya salah satu dari finconners yang paling menguasai teknologi per-blog-an. Karena itu, dia yang ketiban tugas untuk bikin sekaligus jadi baby sitternya blog Fincon. Jadi buat yang belum liat silakan berkunjung ke http://finconners.blogspot.com

FINCONERS #4 - ELILIS

Status : SPB’s Girl

Deskripsi : Power Girl

Elilis ini kind of tough girl. Prinsipnya kuat. Dan kalo bisa dikerjain sendiri, maka dia pasti bakal kerjain sendiri. Trus kalo pertama kali liat Elilis, pasti yang ada di otak cuma satu: ‘jutek judes’. Hahahahaha… Tapi kalo udah kenal, Elilis ini baik kok. Bahkan bisa jadi temen curhat dan temen konsultasi yang seru. Mau soal kerjaan atau di luar kerjaan tetep oke punya. Bahkan dia tetap bersedia diganggu kok walaupun sedang berhadapan dengan hari Jumat yang hectic.

Dan Elilis ini ditugaskan untuk menjadi SPB’s Girl kita. Jadi kalau mau apa-apa, entah itu minta penggaris, minta binder atau apalah, silakan minta ke Elilis. Pasti dia akan senang hati membantu. Termasuk dalam urusan transportasi, berhubung Elilis suka bawa mobil, dia suka ditebengin anak-anak kantor. Tapi anehnya, ibu ini ga suka yang namanya mall. Jadi dia rada susah kalo diajak ke mall. Padahal kan kalo cewe doyan shopping yah harusnya.

Ah iya, Elilis ini punya musuh bebuyutan bernama Bapak Mark Kurniawijaya. Tapi entah Elilis yang hebat atau Mark yang ngalah. Elilis selalu menang disegala macam perdebatan. Hidup Girl Power!!

FINCONERS #3 - WENI

Status : Mother of Fincon

Deskripsi : Helpful

Weni ini terkenal di kalangan teman-temannya sebagai orang yang rendah hati. Terbukti setiap kali ada meeting atau ada acara, Bu Weni ini yang selalu menjadi penyedia makanan (Entah itu karena Bu Weni baik hati atau memang suka makan atau ketiban sial disuruh nyediain makanan… hahahaha…). Tapi enaknya, badannya ga gemuk-gemuk. Tetep aja langsing.

Trus Weni ini selalu jadi seksi repotnya Fincon. Kalo ada yang ulang tahun, si ibu ini yang mengingatkan dan mengirimkan email ucapan Happy Birthday. Soalnya, finconners pasti lupa buat transfer uang kado (di fincon ada tradisi ngumpulin duit ramean buat beliin kado ultah) kalo ga diingetin. Hehehehe…

Oleh karena kedua pekerjaan yang berat di atas, Weni dinobatkan menjadi mama Fincon yang baik hati, kalem dan tidak sombong. Dan yang terutama, sangat keibuan. Sampai-sampai dia memasang foto anaknya di meja kerja.

Dia juga punya hidup hemat dan hidup sehat yang patut untuk dicontoh.

Kalo soal kerjaan, Weni ini teliti sekali, cekatan, enak diajak buat tukar pikiran tapi masih bisa meluangkan waktu buat ngedengerin celotehan teman-temannya kalau-kalau ada masalah. Tapi jangan salah, ibu ini bisa galak juga lohh….

FINCONERS #2 - ELFINA

Status : 2nd Finconners

Deskripsi : Sooooo Patient

Mbak Ina ini terkenal dengan sosok yang palingggg sabar di fincon. Seperti nggak pernah dihinggapi emosi. Mau ngadepin kerjaan setumpuk, tetep aja bawaannya adem. Kayanya hampir semua finconners yang laen, nggak pernah liat Mbak Ina marah. Dan kayanya Mbak Ina harus jadi panutan dalam hal yang satu itu.

Mbak Ina ini juga bias jadi teman curhat yang baik loh. Secara udah banyak pengalamannya dan makan asem garemnya kali yah. Mbak Ina ini juga paling rapi sefincon, teliti, jujur pula.

Tapi Mbak Ina ini pendiemmmm banget. Walaupun begitu, Mbak Ina ini keibuan sekali loh. Dia sayang sekali ama anak-anaknya. Sampai-sampai motto hidupnya adalah:

“Kerja efektif supaya bisa pulang tepat waktu buat main sama anak….”

Hebat bukan??

FINCONERS #1 - HARRY SURYA ADAM

Status : Sang pemimpin fincon


Deskripsi : Perfectionist

Bapak yang satu ini kalau dalam masalah yang berkaitan dengan pekerjaan, mungkin sudah tidak perlu diragukan lagi. Pinter banget, penuh semangat dan penuh dengan ide-ide brilliant yang kadang tidak terpikirkan. Orang yang selalu berusaha mengerjakan apa yang menjadi tanggung jawabnya dengan seperfect mungkin dan selalu mengusahakan sampai tetes darah penghabisan. Bapak ini juga punya kelebihan dalam hal ‘suara’. Menurut Pak Harry sendiri, mungkin dari lahir dia pernah nelen mike sehingga suaranya jadi ‘spektakuler’.

Tapi kalo udah berhadapan sama staff-staffnya, bapak ini menjelma menjadi boss yang baik sekali. Yaaa, walaupun kadang-kadang, kalo lagi marah, berubah jadi sosok yang menakutkan. -Kalo menurut salah satu dari staff nya sih, kalau mood bapak ini sedang tidak baik, klo mau tanya sesuatu mendingan gak usah. Hahahahaha…. Becanda, pak…- Tapi selebihnya, this man is the great boss.

Orang yang selalu punya waktu untuk mendengarkan curhat-curhat seputar kerjaan yang sering bikin stress, selalu siap sedia berjuang dan disusahkan oleh staff-staffnya. Pokoknya bapak ini selalu jadi pendukung dalam setiap kesempatan. Bagian yang ini oke punya deh pokoknya…

Dan seorang HSA tidak pernah kekurangan kata-kata bijak untuk memotivasi para staffnya. Secara bapak ini hapal berbagai macam teori, melalap berbagai macam buku dan selalu mencatat apa yang bisa dicatat biar ga lupa. Nggak perlu nyewa Andrie Wongso lah, Pak Harry jauh lebih oke kok dari Andrie Wongso. -Yang ini serius, pak… Hihihi…-

Satu lagi…

The best part dari HSA adalah boss ini adalah seorang food hunter yang profesial. Jadi, dimana pun ada makanan enak yang kadang2 belom dia coba, pasti dikejar. Sehingga staff-staffnya pun terkadang kecipratan rejeki karena bapak ini suka traktir-traktir. Ihihihihi… Senang…